Pengertian dan Penerapan Candlestick Part 5

Memahami CANDLESTICK menjadi hal penting ketika trading. Kali ini, DT Community kembali mengulas beberapa model, pengertian dan bagaimana penerapannya ketika trading.

 

13.  HANGING MAN

 

 

Candle ini merupakan indikasi pasar siap untuk rally. Menunjukkan dorongan yang bullish.Ini terbentuk ketika harga turun setelah pembukaan untuk membentuk bayangan (Shadow) panjang, kemudian harga rally untuk menutup di puncak Candle. Tubuh Candle asli membentuk kepala, dan bayangan (Shadow) panjang membentuk ‘kaki menggantung’ (hanging legs).

 

14.  SPINNING TOP

 

 

Tidak ada yang tahu bagaimana putaran berputar akan jatuh begitu berhenti berputar. Dan dengan demikian Candle atas yang berputar menunjukkan ketidaktegasan di pasar. Setelah lilin ditutup, pasar akan cenderung menjauh dari puncak yang berputar cukup cepat. Jadi itu adalah bagian dari tren berikut pola pola Candlestick. Candle terbentuk dengan tubuh asli pendek dan bayangan (Shadow) atas dan bawah yang sama.

 

15.  SHOOTING STAR

 

 

Ini adalah salah satu pola candlestick bearish yang dapat diandalkan. Ini menandakan bahwa top sudah ada dan trader harus menutup posisi buy atau bersiap-siap untuk memendekkan pasar. Kesenjangan pasar lebih tinggi pada pembukaan, dan kemudian rally ke  trend tinggi. Harga kemudian akan menurun untuk menutup hanya sedikit di atas terbuka.Bentuk Candle terlihat seolah-olah bintang jatuh ke tanah.

 

Bagaimana Trader? Semakin bertambah pemahaman seputar NAKED CANDLESTICK. Tunggu pembahasan selanjutnya seputar NAKED CANDLESTICK dan Salam Profit.

 



LEAVE A COMMENT