Tips Menjadi Trader Bagi Karyawan

Siapa saja berkesempatan menjadi trader, termasuk orang yang bekerja sebagai karyawan. Memang, sebagai seorang karyawan memiliki berbagai tantangan ketika menjalankan aktifitas trading. Pagi harus bekerja, energi dan pikiran terkuras ketika di kantor, serta masih banyak hal lainnya. Ketika di ruang pekerjaan, seorang karyawan mengalami keterbatasan ketika akan mengamati perkembangan pasar. Mau nekad pun, beresiko mendapatkan peringatan bahkan pemutusan hubungan kerja dengan perusahaan. Pada akhirnya, aktifitas trading menjadi tidak efektif apalagi efesien. Lalu, apakah seorang karyawan tidak bisa menjadi trader? Berikut beberapa tips menjadi trader bagi karyawan.

 

1. Kantor is Number One

Hal ini tanpa pengecualian, setiap karyawan harus memiliki prinsip kantor selalu dinomor satukan. Kenapa demikian, karena karyawan bekerja di kantor dan mendapatkan upah dari kantor. Maka perlu digaris bawahi, bahwa karyawan yang ingin menjadi trader, penghasilan utamanya adalah dari kantor. Artinya ketika berada di kantor, segala energi dan pikiran fokus untuk urusan pekerjaan kantor. Tidak disarankan ketika berada di kantor, trader curi-curi waktu untuk trading. Selain tidak efektif, tentunya pikiran tidak fokus, dan ujung-ujungnya pekerjaan kantor terbengkalai, trading saham belum tentu menghasilkan profit. Akhirnya, tidak mendapatkan apa-apa baik dari kantor dan trading.

 

2. Analisa Diluar Jam Kantor

Lakukan analisa saham ketika jam kantor berakhir. Hal ini lebih efektif dibanding analisa ditengah-tengah jam aktif kantor. Karena fokus dibutuhkan di semua pekerjaan. Usahakan sebisa mungkin melakukan analisa dipagi hari ketika akan berangkat ke kantor atau sedang berada di kantor. Karena biasanya, diwaktu-waktu ini kesibukan semua tercurahkan untuk kantor.

 

3. Menyelesaikan Pekerjaan Kantor Lebih Cepat

Jika trader menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, artinya ada waktu yang lebih banyak untuk istirahat dan siap melakukan aktifitas trading. Hindari lembur, karena dipastikan energi dan pikiran semakin terkuras di kantor. Kalau sudah capek, ya gak mungkin bisa mikir trader. Karena kondisi yang prima menjadi hal penting dalam tading.

 

4. Tentukan Gaya Trading yang Sesuai

Ada berbagai gaya trading yang bisa dilakukan oleh trader. Yang perlu digaris bawahi adalah memperhatikan tingkat kesibukan. Karena masing-masing memiliki kosekuensi ketika menjalankan. Mau menjalankan day trading atau trading yang lain sama-sama memiliki gaya dan strategi ketika menjalankan. Ada baiknya cari referensi sebanyak mungkin untuk menjalankan gaya trading dan strateginya tentunya.

 

5. Pilih Saham Stabil

Sebagai karyawan yang memiliki kesibukan rutin di kantor, saham yang stabil pilihan yang dirasa tepat. Dengan demikian konsentrasi ketika beraktifitas di kantor tidak terganggu akan saham. Saham yang tidak stabil atau terlalu fluktuatif, berpotensi memunculkan kekhawatiran ketika bekerja.

 

6. Menggunakan Best Software Online Trading

Ada baiknya menanamkan saham di sekuritas yang memberikan feature software yang user friendly. Pastikan juga software tersebut memiliki feature yang lengkap dan mobile ready. Versi mobile dirasa sangat membantu para trader yang memiliki kesibukan super. Dengan demikian trader dapat mengakses trading dimana saja dan kapan saja. Tetapi sebagai cacatan jangan sampai mengganggu jam kantor. Sebab kantor is number one.

 

7. Order Diluar Jam Kantor

Lakukan aktifitas jual beli saham diluar jam kantor, misal malam hari. Aktifitas ini dilakukan bukan untuk hari ini juga melainkan untuk trading keesokan harinya. Banyak software yang memiliki fasilitas Booking Order. Dengan demikian trader tidak harus tergesa-gesa melakukan trading. Kenapa demikian, hal ini dimaksudkan agar trader dapat mempersiapkan baik analisa dan strategi ketika beraktifitas trading nantinya.

 

8. Gunakan Order Otomatis

Sebagai karyawan yang sebagian waktunya dihabiskan untuk kantor, ada baiknya selalu merencanakan semuanya sebelum melakukan trading. Esekusi sesaat apalagi terbawa emosi ketika trading perlu dihindari. Analisis yang dilakukan sebelumnya digunakan sebagai penentu dari pembelian saham. Saham apa yang akan dibeli, pembelian ketika berada di titik harga berapa, dijual diharga berapa, sampai cut loss di harga berapa. Jika semuanya sudah ditentukan, trader tinggal menggunakan fasilitas otomatis order.

 

Dari beberapa tips ini, harapannya menjadi referensi yang bermanfaat bagi trader. Pekerjaan reguler sebagai karyawan, bukan halangan untuk menjadi seorang trader.



LEAVE A COMMENT